Magetan.kliksurabaya.co.id – Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Bakesbangpol menggelar Dialog Kebangsaan dan Ngopi Bareng Forkopimda bersama BEM dan OKP perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Magetan, di Ruang Jamuan Pendopo Surya Graha, Rabu (12/8).
Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan persoalan di tengah masyarakat secara langsung kepada jajaran Forkopimda dan Pemkab Magetan.
Beragam isu dibahas, mulai dari pelibatan mahasiswa dalam kebijakan publik, fasilitas dan infrastruktur, keselamatan jalan, hingga penguatan sinergi generasi muda dalam pembangunan daerah.
Sejumlah pesan disampaikan jajaran Forkopimda diantaranya, Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menegaskan bahwa forum ini merupakan bukti keterbukaan pemerintah dan Forkopimda dalam mendengar aspirasi mahasiswa secara langsung.
Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Omi Girindra Sasmito mendorong mahasiswa menyampaikan gagasan dan masukan secara tertulis agar dapat dikaji lebih spesifik dan ditindaklanjuti.
Kepala Kejaksaan Negeri Magetan Soekesto Ariesto menekankan pentingnya kemitraan antara penegak hukum dan mahasiswa dalam mewujudkan penegakan hukum yang berlandaskan keadilan.
Sekda Magetan Welly Kristanto menjelaskan bahwa penanganan infrastruktur harus memperhatikan kewenangan masing-masing, sehingga aspirasi perlu disalurkan melalui mekanisme perencanaan seperti Musrenbang.
Sementara itu, Bupati Magetan Bunda Nanik menyampaikan bahwa dialog ini menjadi sarana silaturahmi, komunikasi, dan koordinasi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, Forkopimda, mahasiswa, dan organisasi kepemudaan.
“Kami berharap adik-adik mahasiswa dapat memberikan usul, saran dan masukan, serta berpartisipasi melalui pemikiran maupun kegiatan yang dapat disinergikan dengan program pemerintah.”»
Dialog kebangsaan ini diharapkan semakin memperkuat persatuan, nasionalisme generasi muda, sinergi lintas elemen, serta menjaga Magetan tetap aman, kondusif dan terus bergerak maju.(***)
