MAGETAN KLIKSURABAYA CO ID-Penguatan sektor peternakan tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi di tingkat peternak, tetapi juga membutuhkan rantai usaha yang terhubung hingga pengolahan dan pemasaran. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penting untuk menciptakan ekosistem peternakan yang lebih kuat, sekaligus menjaga keberlanjutan dan stabilitas usaha peternak ayam.
Semangat tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati, bersama Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Hariani dan peternak Magetan yang diterima oleh Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyelaraskan program dan kebijakan pembangunan peternakan antara pemerintah pusat dan daerah. Salah satu perhatian yang dibahas adalah penguatan hilirisasi hasil peternakan sebagai bagian dari upaya memberikan nilai tambah sekaligus memperluas peluang pasar bagi peternak di daerah.
Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan, Makmun, mengatakan keterhubungan antara pemerintah pusat dan daerah menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun rantai pasok peternakan yang efisien dan berdaya saing. Menurutnya, hilirisasi harus mampu membawa manfaat langsung bagi peternak, tidak sekadar memperpanjang rantai produksi.
“Kementerian Pertanian terus mendorong sinergi dengan pemerintah daerah agar pengembangan peternakan berjalan dari hulu hingga hilir. Dengan kolaborasi yang kuat, kita dapat menciptakan ekosistem usaha peternakan yang lebih berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan peternak,” ujar Makmun.
Dorongan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah daerah. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Magetan, Rita Haryati, mengapresiasi keterbukaan Kementan dalam menerima dan mendengarkan aspirasi daerah. Ia berharap komunikasi yang terbangun dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat berbagai program yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peternak dan pelaku usaha di Magetan.
“Sinergi ini menjadi langkah penting agar kebijakan pemerintah pusat dapat selaras dengan kebutuhan di daerah. Kami berharap komunikasi dan kolaborasi seperti ini terus berlanjut untuk mendukung kemajuan sektor peternakan di Magetan,” imbuh Rita Haryati.
Bagi Magetan, penyelarasan program dengan pemerintah pusat dinilai penting agar potensi peternakan daerah dapat dikembangkan secara lebih optimal. Penguatan kapasitas peternak dan pengembangan produk peternakan bernilai tambah menjadi bagian dari upaya membangun usaha yang lebih tangguh sekaligus mampu menghadapi berbagai tantangan di lapangan.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan, Nur Hariani, menilai kerja sama dengan pemerintah pusat memberikan ruang yang lebih luas untuk menyelaraskan pembangunan peternakan daerah dengan arah kebijakan nasional.
“Kami siap memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pertanian agar berbagai program hilirisasi dan pengembangan peternakan dapat diimplementasikan secara optimal di daerah sesuai dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Magetan,” pungkas Nur Hariani.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada koordinasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan. Dengan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas peternak, serta pengembangan hilirisasi, potensi peternakan Magetan diharapkan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Kementan pun menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor peternakan nasional. Sinergi pusat dan daerah diharapkan menjadi kekuatan bersama untuk menciptakan sistem peternakan yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi peternak dan masyarakat.***








